Satuan tugas TMMD Kodim 1506/Namlea melakukan publikasi hindari tangkis radikalisme di SMK N 3 Buru Selatan, yang dituruti oleh sekitaran 100 orang pelajar, Rabu (30/7/2025). Aktivitas ini mempunyai tujuan untuk membuat kesadaran anti-radikalisme di kelompok angkatan muda dan menolong mereka pahami bahaya radikalisme dan langkah menghambatnya.
Letda Inf Jufri Sanrah Henaulu, Pasiter Kodim 1506/Namlea, memberi materi mengenai hindari tangkis radikalisme. Menurut dia, memberi materi hindari tangkis radikalisme ke angkatan muda penting karena mereka ialah calon pimpinan masa datang yang hendak bawa Indonesia jadi lebih maju dan sejahtera.
“Angkatan muda harus diberi pengetahuan dan kesadaran mengenai bahaya radikalisme, hingga mereka bisa menjadi garda paling depan dalam menghambat dan mencegah radikalisme,” katanya.
Dalam peluang itu, Letda Inf Jufri Sanrah Henaulu menerangkan mengenai keutamaan toleran dan kesadaran akan ketidaksamaan dalam membuat warga yang serasi dan damai. Dia ajak pelajar menjadi agen peralihan dalam menghambat dan mencegah radikalisme dalam masyarakat.
Publikasi ini diharap bisa memberi imbas positif untuk pelajar SMK N 3 Buru Selatan, hingga mereka bisa menjadi agen peralihan dalam menghambat dan mencegah radikalisme dalam masyarakat. Dengan begitu, diharap angkatan muda dapat tumbuh menjadi individu yang kuat, pintar, dan mempunyai kesadaran akan keutamaan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.