AMBON – Kepolisian Resort (Polres) Buru Selatan (Bursel) lewat personil Polsek Waesama bersama masyarakat bergerak cepat dalam lakukan penyelamatan seorang masyarakat yang ditangkap buaya di Sungai Poli, Dusun Lena, Kecamatan Waesama, Bursel.
“Saat korban diselamatkan, telah pada kondisi wafat. Sekarang ini mayat sudah diselamatkan dan diberikan pada pihak keluarga untuk disemayamkan,” kata Kapolres Buru Selatan AKVP Andi P. Lorena, di Ambon, Maluku, Senin (21/7/2025).
Dia menjelaskan, penyelamatan dilaksanakan sesudah beberapa saat lakukan penelusuran. Korban yang dideteksi sebagai seorang pria dengan inisial TT (40) diketemukan pada jam 12.30 Wit. Korban diketemukan oleh masyarakat di sungai pada keadaan tetap digigit oleh buaya.
Selang beberapa saat, buaya melepas gigitan, dan personil Polsek Waesama ditolong masyarakat turun langsung ke sungai untuk menyelamatkan korban.
Berdasarkan penjelasan keluarga, peristiwa berawal pada Jam 20.00 WIT saat korban sampaikan ke istri korban jika akan ke luar rumah dengan tujuan ke Sungai Poli untuk cari ikan dengan bawa 2 buah panah ikan, sebuah senter kepala, sebuah parang.
Tetapi s/d Jam 08.00 WIT pagi ini hari, korban belum kembali lagi ke rumah, merasa cemas, istri korban beritahukan faksi keluarga seterusnya memberikan laporan kejadian itu ke pemerintahan Dusun Lena.
Kira-kira Jam 10.00 Wit staff pemerintahan Dusun Lena memberikan laporan peristiwa itu ke Polsek Waesama, mendapatkan laporan dari warga Kapolsek Waesama bersama personil Polsek Waesama ditolong masyarakat Dusun Lena, ke arah TKP untuk lakukan penelusuran korban disekitaran sungai Poli.
Karena kejadian ini, korban alami cedera gigitan pada bagian-bagian badan, termasuk cedera cakar di bagian dada, cedera gigitan pada paha samping kiri, cedera gigitan sisi rusuk samping kiri.,
Kapolres sampaikan berkabung yang dalam ke keluarga korban dan menghimbau warga agar semakin waspada waktu ada di sekitaran sungai yang mempunyai potensi menjadi komunitas buaya.
Polres Bursel terus akan bekerjasama dengan faksi berkaitan untuk tingkatkan kesadaran warga mengenai bahaya yang mungkin terjadi disekitaran perairan.