Mengayuh Roda: Patroli Sat Lalu Polres Buru Selatan Untuk Keselamatan Masyarakat

Buru Selatan – Dalam senyap malam yang mulai merengkuh bumi Bumi Bipolo, gemuruh kendaraan tidak sekencang siang, tetapi beberapa penjaga jalan tidak pernah tidur. Anggota Unit Lalu Lintas (Sat Lalu) Polres Buru Selatan memperlihatkan lagi loyalitas dan pengabdiannya lewat giat patroli tiap pagi, siang dan malam untuk membuat situasi tertib dan aman ber lalu lintas.

Patroli ini bukanlah sekedar kegiatan rutin, tetapi sebuah panggilan hati. Di jalanan yang kosong, di simpang-simpang yang sepi, beberapa personil Sat Lalu telusuri jalanan dengan keinginan: supaya tidak ada satu juga nyawa yang terenggut oleh kelengahan, dan tidak ada cedera yang ditinggal karena kesalahan.

Mereka datang bawa sinar pemantauan, tidak untuk menakut-nakuti, tetapi membuat perlindungan. Tiap sorot lampu senter, tiap derap cara, ialah pesan tidak bernada: “Kami datang untukmu, wahai masyarakat Buru Selatan.”

Unit Lalu Polres BurseL lakukan patroli ini mempunyai tujuan untuk kurangi kekuatan pelanggaran lalu lintas dan menghambat berlangsungnya kecelakaan, khususnya pada saat-saat riskan.

> “Kami ingin warga merasakan aman, baik waktu berkendaraan atau waktu istirahat. Keselamatan masyarakat ialah target utama,” berharap Anggota Satlantas Polres BurseL.

Dalam patroli itu yang terlihat media ini di Akun Media Sosial Satlantas Polres BurseL, anggota Sat Lalu bukan hanya lakukan pengawasan kendaraan dan pemakai jalan, tetapi juga memberi anjuran simpatik ke beberapa pengendara supaya selalu memakai helm, bawa kelengkapan beberapa surat kendaraan, dan tidak berkendara pada keadaan mengantuk atau dipengaruhi alkohol.

Anjuran yang Dikatakan Penuh Arti:

> “Jalan tidak cuma punyamu, tetapi punya kita bersama-sama. Karena itu jaga ketentuan, turutilah rambu. Karena dibalik helm dan kemudi yang kau pegang, ada keluarga yang menantimu pulang.”

Anjuran ini dikatakan suara persuasif dan penuh empati, mengingati jika keselamatan lalu lintas ialah tanggung-jawab bersama-sama. Patroli ini memperlihatkan jika polisi bukan sekedar penegak hukum, tetapi juga teman dekat masyarakat yang datang menjaga detak kehidupan kota kecil di ujung selatan Pulau Buru ini.

Dengan patroli yang humanis, Sat Lalu mengharap dapat tumbuhkan kesadaran dari dalam hati warga, bukan lantaran takut pada ancaman, tetapi karena cinta pada kehidupan.

Patroli siang-malam terus akan digiatkan, menjadi lentera, dan suara peringatan di tengah-tengah sunyi. Untuk Buru Selatan lebih teratur, aman, dan manusiawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *