Pusara Figur Pemekaran Buru Selatan Mengenaskan, Mahasiswa Paksa Pemda Melakukan tindakan

AMBON, – Keadaan pusara beberapa figur pemekaran Buru Selatan yang berada di jalan air mata cina RT 02/RW 02 kelurahan urumesing persisnya ada di belakang universitas PGSD benar-benar mengenaskan.

“Pusara figur ini benar-benar tidak terawat,nama figur tidak tercatat terang karena suda lama dan berlumut, hingga susah untuk mengenali pusara mendiang,Keadaan pusara belum di pasang tehel dan tidak ada prasasti” tutur Ketua Umum Ikatan Mahasiswa oki lama kota Ambon (IMOLKA) Ilham Wance ke TribuneAmbon.com Jum’at (25/7/2015).

Diterangkan, keadaan ini diketahui saat IMOLKA lakukan ziarah ke lokasi pusara punya pak Ismail Sollisa, Ulis Lesnussa dan John Lesnussa kemarin.

Serta bersamaan dengan peringatan Hari Kembali Tahun Kabupaten Buru Selatan ke-17, sebagai bentuk penghormatan atas jasa beberapa figur pemekaran.

Karena itu mereka mengharap pusara mendiang dapat secepat mungkin di benahi oleh Pemerintahan Wilayah karena bagaimana juga mereka ialah pahlawan pemekaran Kabupaten Buru Selatan.

Sebagai informasi,Ismail Sollissa,Ulis Lesnussa dan John Lessnusa adalah Figur sentra dalam sejarah pemekaran Buru Selatan.

Mereka aktif menggerakkan berdirinya Kabupaten Buru Selatan, memisah diri dari induk daerah Kabupaten Buru.

Tragisnya, perjuangan Mereka usai saat perahu speedboat yang ditumpangi kecelakaan di perairan Tanjung Kabat, Kecamatan Leksula, pada Jumat, 15 September 2006 lalu.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *